Asian Games - Bikin Malu Negara, Pelatih Vietnam Diminta Berguru ke Indra Sjafri

Daftar Isi
Pelatih Vietnam, Hoang Anh Tuan, kecewa dengan penampilan timnya di laga perdana Asian Games 2022. (VFF/DANVIET.VN)


Pelatih Timnas U-24 Vietnam, Hoang Anh Tuan diminta belajar dari Timnas U-24 Indonesia asuhan Indra Sjafri di Asian Games 2022 usai bikin malu negaranya.

Permintaan itu bukan tanpa alasan muncul begitu saja, pasalnya kondisi Timnas U-24 Vietnam di Asian Games 2022 saat ini mengkhawatirkan.

Timnas U-24 Vietnam sebenarnya menang besar atas Mongolia, tim terlemah di Grup B Asian Games 2022, namun kemenangan itu tak memberi kesan positif.

Hoang Anh Tuan justru dinilai telah mempermalukan negaranya lewat kemenangan itu, Vietnam seharusnya bisa lebih banyak mencetak gol.

Selain itu Golden Stars Muda juga seharusnya tidak bisa kebobolan dari lawan seperti Mongolia di saat mereka satu grup dengan Iran dan Arab Saudi.

Mengoleksi 4 gol dan defisit 2 gol, Vietnam berada dalam kondisi yang sedang tidak baik-baik saja saat ini, bahkan menghadapi skenario terburuk.

Iran dan Arab Saudi tentu menargetkan banyak gol saat melawan Mongolia ketika hasil pertandingan kedua tim tersebut imbang 0-0.

Sementara Vietnam, hasil imbang melawan Iran dan Arab Saudi sudah menjadi target maksimal yang ditetapkan Hoang Anh Tuan.

Pelatih Vietnam ini sadar timnya berada dalam posisi sulit, bahkan ketika mengandalkan peringkat ketiga terbaik babak kualifikasi, ia perlu modal besar untuk itu.

Hasil dan gaya bermain Vietnam melawan Mongolia yang jadi sumber masalahnya, Hoang Anh Tuan pun menyadari kekesalan masyarakat pecinta sepak bola negaranya.

"Saya tahu para penggemar khawatir dengan skenario yang tidak menguntungkan untuk Olimpiade Vietnam," ucap Hoang Anh Tuan seperti dikutip dari Soha.vn.

"Dan menyarankan saya untuk berusaha menghindari kekalahan besar, berusaha mempertahankan hasil imbang.

"Dan berusaha mendapatkan 1 poin dalam 2 pertandingan berikutnya.

"Tapi kenapa kita tidak melakukannya? berani berpikir Olimpiade Vietnam akan memasuki babak selanjutnya dengan baik dan sah?

"Meskipun kami tahu ini sangat sulit ketika dua lawannya Iran dan Arab Saudi lebih berkualitas dan lebih tua sementara kami memiliki rata-rata usia termuda di turnamen.

"Tapi, ketika Anda datang ke sini, Anda tidak perlu takut dengan lawan apa pun.

"Mari kita perbaiki kesalahan kita, bersikap rendah hati, hormati, tapi kita perlu tahu bagaimana meningkatkan kemampuan dan martabat kita untuk maju dengan baik." imbuhnya.

Nasehat bijak pun diberikan publik Vietnam lewat salah satu media lokal ternamanya itu, Soha.vn meminta Hoang Anh Tuan berguru ke Indra Sjafri.

Bagaimana Indra Sjafri membangun Timnas U-24 Indonesia tampil beringas di Asian Games 2022 hingga mampu mengalahkan Kirgistan tanpa sederet pemain utama.

"Poin buruk mental Vietnam U23 bisa segera diperbaiki oleh pelatih Hoang Anh Tuan," tulis Soha.vn.

"Dan saat bertemu lawan yang lebih kuat, kami yakin para pemain Vietnam sendiri tidak akan memiliki mentalitas subjektif seperti saat bertemu Mongolia, tim yang sangat lemah di Grup B.

"Dalam hal pendekatan pertandingan dan penerapan taktik, Vietnam dapat melihat contoh yang sangat intuitif, kemenangan 2-0 Indonesia U23 atas U23 Kyrgyzstan tadi malam.

"Kelas Indonesia sebenarnya juga di bawah Kyrgyzstan, mereka justru dipaksa lawan bermain defensif serangan balik.

"Para pemain muda Indonesia berusaha bertahan dengan sangat baik, lalu menghukum lawannya dengan dua momen gemilang dari Rumakiek dan Hugo Samir.

"Untuk menyinkronkan dengan tim nasional, pelatih Hoang Anh Tuan baru-baru ini ingin mengarahkan Vietnam U23 memainkan sepak bola yang terkontrol dan menyerang.

"Tapi mungkin melawan lawan yang lebih kuat seperti Iran, Vietnam U23 harus memainkan pertahanan serangan balik.

"Seperti Indonesia atau bahkan lebih seperti tim Vietnam di bawah asuhan pelatih Park Hang-seo." imbuh mereka.


SUPERBALL.ID

Posting Komentar