Statistik Lebih Bagus dari Elkan Baggott, Nathan Tjoe-A-On Bikin Opsi Kidal Berlebih di Timnas Indonesia

Daftar Isi


Nathan Tjoe-A-On punya statistik lebih bagus dari Elkan Baggott di Liga Inggris, bakal menjadi pesaing di sektor bek kiri timnas Indonesia.

Timnas Indonesia bakal memiliki opsi melimpah bek kidal seandainya Nathan Tjoe-A-On merampungkan proses naturalisasi.

Nathan merupakan pemain blasteran Indonesia-Belanda yang saat ini bermain untuk Swansea City di Divisi Championship.

Sosok berusia 21 tahun itu menyeriusi langkah menjadi WNI dengan menyaksikan langsung pertandingan timnas Indonesia melawan Brunei, Kamis (12/10/2023).

Timnas Indonesia melumat Brunei dengan skor telak 6-0, hasil yang membuat Nathan boleh jadi makin ngiler untuk mencicipi seragam Merah Putih.

Ketua umum PSSI Erick Thohir menyatakan sang pemain tak ragu meninggalkan kewarganegaraan Belanda dan beralih menjadi WNI.

"Ada, dia (Nathan) serius, kalau enggak, enggak datang dia sama bapaknya," ujar Erick dikutip dari BolaSport.com.

"Kalau enggak, enggak dikenalin ke Presiden (yang juga menonton langsung partai Indonesia vs Brunei)."

"Dia bisa main bek kiri, tengah, dan bisa main di tengah juga," jelasnya.

Nathan memiliki statistik menjanjikan di kasta kedua Liga Inggris musim ini, setidaknya jika dibandingkan Elkan Baggott.

Elkan Baggott belum pernah masuk dalam skuad pertandingan Ipswich Town di ajang Divisi Championship, lantaran berstatus bek urutan keempat.

Adapun Nathan, biarpun sama-sama belum pernah bermain, sudah muncul dalam tiga teamsheet Swansea City musim ini.

Ia berada di bangku cadangan saat Swansea meladeni Bristol City, Sheffield Wednesday, dan Plymouth Argyle.

Bedanya, Elkan sudah bermain tiga kali di Carabao Cup, sedangkan Nathan tak memperoleh kesempatan lantaran Swansea langsung tersingkir di babak pertama. 

Sebelum bergabung Swansea, Nathan juga sudah mencatatkan 57 penampilan untuk tim utama Excelsior Rotterdam di dua kasta tertinggi Liga Belanda.

Sebagai bek kiri, ia akan bersaing dengan Pratama Arhan dan Shayne Pattynama di skuad Garuda.

Dengan kaki kidalnya, Elkan Baggott menghadapi pesaing selevel di masa depan, karena Nathan juga bisa bermain sebagai bek tengah.

Selama ini, Shin Tae-yong hanya memiliki Alfeandra Dewangga sebagai opsi bek tengah kidal dari Liga 1.

Tidak dipanggilnya Dewangga dalam skuad bulan ini mengindikasikan Shin Tae-yong butuh pesaing lebih kompeten untuk menantang Elkan.

Dengan demikian, stok bek kidal di masa depan bakal meliputi trio abroad Nathan, Shayne, Arhan, dilapisi trio lokal Dewangga, Edo Febriansyah, hingga Yance Sayuri.


BOLANAS.COM

Posting Komentar