Incar Maarten Paes, PSSI Akhirnya Buka Pintu Naturalisasi untuk Sektor Paling Tertinggal Timnas Indonesia

Daftar Isi


PSSI untuk pertama kali menyatakan hendak menaturalisasi kiper Maarten Paes, respons kilat atas cedera Ernando Ari.

Timnas Indonesia akhirnya bakal mempunyai kiper "Grade A" seturut rencana PSSI menaturalisasi Maarten Paes.

Sektor kiper bisa dibilang sebagai sektor paling tertinggal di timnas Indonesia lantaran hanya memiliki pemain produk "lokal".

Sepanjang sejarah naturalisasi, tak pernah ada pemain blasteran di posisi kiper untuk melindungi gawang Merah Putih.

Alhasil, seluruh pelatih tim Garuda termasuk Shin Tae-yong hanya bisa mengandalkan kiper jebolan Liga 1.

Masalahnya, nama-nama elite Liga 1 berulang kali menunjukkan kecakapan yang dibutuhkan di level internasional.

Nadeo Argawinata misalnya, ia berstatus sosok jawara Liga 1 bersama Bali United, dan kini memuncaki klasemen bersama Borneo FC.

Namun Nadeo menyimpan kelemahan besar yang terekspose dalam beberapa bulan terakhir.

Pada semifinal Piala AFF 2022, ia salah membaca umpan lambung Vietnam sehingga bisa dibobol pada serangan pertama Nguyen Tien Linh.

Pada laga kontra Irak di Kualifikasi Piala Dunia 2026 bulan lalu, ia tak pernah melakukan save saat menghadapi empat shot on target, dan kalah 0-5.

Junior Nadeo yang digadang-gadang menjadi kiper nomor satu masa depan, Ernando Ari, dikenal sebagai sosok yang rentan cedera.

Teranyar, Ernando mengalami cedera engkel saat membela Persebaya di Liga 1 hanya satu bulan jelang Piala Asia 2023.

Saat sektor lain bisa menikmati kehadiran nama blasteran atau abroad, sektor kiper paling rentan mengalami krisis.

Oleh karena itu kabar PSSI yang mengincar Maarten Paes dari FC Dallas patut disambut gembira.

"Maarten Paes, goalkeeper utama di FC Dallas di Major League Soccer Amerika Serikat, kita tunggu lah kita lihat," ujar ketum PSSI Erick Thohir.

"Jangan terburu-buru tapi yang penting semua yang percaya buat tim nasional, ayo!"

Dilihat dari CV, Paes jelas memiliki kualitas di atas kiper Indonesia sekarang.

Sosok berusia 25 tahun itu merupakan jebolan akademi FC Utrecht dan sempat menjadi kiper utama di Eredivisie.

Per musim 2022, Paes meninggalkan Liga Belanda demi menjadi kiper utama di FC Dallas.

Pada musim 2023 yang baru saja rampung, ia mencatatkan 30 penampilan dalam kompetisi yang diikuti nama besar seperti Lionel Messi.

Sayangnya, keterlambatan menyadari talenta kiper di luar negeri membuat Indonesia akan tampil "seadanya" di posisi itu pada Piala Asia 2023.


BOLANAS.COM

Posting Komentar