Perkuat Timnas Indonesia, Maarten Paes Jadi Kiper Nomor 3 Termahal di Asia!

Daftar Isi


PERKUAT Timnas Indonesia, Maarten Paes muncul sebagai kiper nomor 3 termahal di Asia. Sekadar diketahui, kiper 26 tahun itu sudah menyatakan kesiapannya menjalani proses naturalisasi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).

Senin, 8 Januari 2024, Maarten Paes sudah tiba di Indonesia untuk menjalani serangkaian proses naturalisasi hingga medical check up. Kiper 26 tahun ini pun sudah bertemu Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.

Maarten Paes dan Erick Thohir

(Maarten Paes (kanan) sudah bertemu Erick Thohir)

Kehadiran Maarten Paes tentunya menguntungkan bagi Timnas Indonesia. Secara atribut, eks kiper FC Utrecht ini sangatlah mumpuni.

Di tahun 2023, Maarten Paes hanya kemasukan 29 kali dari 30 pertandingan di Liga Amerika Serikat. Ia pun tercatat memiliki rata-rata persentase penyelamatan yang mencapai angka 74% di sepanjang 2023.

Catatan itu merupakan yang terbanyak ketimbang penjaga gawang mana pun. Karena itu tak heran, Maarten Paes pun memiliki harga pasaran yang lumayan tinggi.

Menurut laman transfermarkt, harga pasaran Maarten Paes saat ini berada di angka 1,2 juta atau setara Rp20,86 miliar. Dibandingkan kiper asal Asia mana pun yang ada saat ini, harga Maarten Paes merupakan yang ketiga tertinggi.

Maarten Paes hanya kalah dari kiper Timnas Australia, Matthew Ryan dan penjaga gawang asal Jepang, Yohei Takaoka. Matthew Ryan yang pernah memperkuat Brighton dan Valencia, kini berstatus kiper AZ Alkmaar dan memiliki harga pasaran Rp69,53 miliar.

Matthew Ryan

(Matthew Ryan kiper termahal di Asia saat ini)

Sementara itu, Yohei Takaoka mentas di Liga Amerika Serikat layaknya Maarten Paes. Kiper 27 tahun yang membela Vancouver Whitecaps ini memiliki hagar pasaran di angka Rp26,07 miliar.

Saat ini, Maarten Paes menempati posisi ketiga termahal dengan 20,86 miliar, bersanding dengan Keisuke Osako (Jepang). Maarten Paes bisa saja menggeser Yohei Takaoka jika terus tampil gemilang bersama sang klub, FC Dallas.


Okezone.com

Posting Komentar