Daftar 5 Pelatih Top Dunia Bisa Gantikan STY di Timnas Indonesia

Daftar Isi

SEBANYAK 5 pelatih top dunia yang bisa menggantikanShin Tae-yong di Timnas Indonesia akan diulas Okezone. Kontrak Shin Tae-yong bersama Timnas Indonesia berakhir pada 30 Juni 2024.

Tidak ada jaminan Shin Tae-yong mendapat perpanjangan kontrak dari PSSI. Sebab, Shin Tae-yong wajib menuntaskan satu target yang teramat berat, yakni meloloskan Timnas Indonesia U-23 ke perempatfinal Piala Asia U-23 2024.

Kontrak Shin Tae-yong bersama Timnas Indonesia berakhir pada 30 Juni 2024. (Foto: REUTERS)

(Kontrak Shin Tae-yong bersama Timnas Indonesia berakhir pada 30 Juni 2024. (Foto: REUTERS)

Tentunya tak mudah mengantarkan Timnas Indonesia U-23 ke perempatfinal Piala Asia U-23 2024. Pertama, Timnas Indonesia U-23 tergabung di grup berat bersama tuan rumah Qatar, Yordania dan Australia. Satu lagi, Piala Asia U-23 2024 tak masuk ke dalam agenda FIFA sehingga tak ada jaminan pemain abroad seperti Justin Hubner dan Marselino Ferdinan bisa bergabung.

Jika akhirnya Shin Tae-yong tidak mendapat perpanjangan kontrak karena gagal menunaikan target, ada sejumlah pelatih top yang bisa jadi bidikan PSSI untuk menangani Timnas Indonesia selanjutnya. Siapa saja?

Berikut 5 pelatih top dunia yang bisa gantikan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia:

5. Park Hang-seo

Park Hang-seo

Sulit tidak memasukkan nama Park Hang-seo ke dalam daftar ini. Pelatih asal Korea Selatan ini terbukti sukses selama enam tahun (2017-2023) membesut Timnas Vietnam.

Keberhasilan bersama Vietnam itu diyakini dapat diulangi Park Hang-seo bersama Timnas Indonesia. Terlebih secara SDM, Indonesia lebih menjanjikan ketimbang Vietnam, mengingat diperkuat banyak pemain abroad.

4. Hansi Flick

Hansi Flick

PSSI dapat memanfaatkan hubungan baik mereka dengan Federasi Sepakbola Jerman (DFB) dan Operator Kompetisi Liga Jerman (DFL) untuk mendapatkan Hansi Flick. Sebelum dipecat Jerman beberapa bulan yang lalu, Hansi Flick memiliki CV yang mentereng.

Ia berstatus asisten pelatih Joachim Low saat Jerman juara Piala Dunia 2014. Sementara pada 2019-2020, Hansi Flick mengantarkan Bayern Munich meraih treble winner.

3. Jose Mourinho

Jose Mourinho

Jose Mourinho memiliki hubungan personal yang baik dengan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. Di momen ulang tahun Erick Thohir tahun lalu, Jose Mourinho mengucapkan selamat kepada eks presiden Inter Milan tersebut.

Jose Mourinho saat ini berstatus tanpa klub setelah dipecat AS Roma medio dua minggu lalu. Setelah malang melintang di level klub, apakah ini waktunya Jose Mourinho memebsut tim nasional?

2. Giovanni van Bronckhorst

Giovanni van Bronckhorst

Giovanni van Bronckhorst dapat dijadikan opsi. Sebab, banyak pemain berdarah Belanda yang kini memperkuat Timnas Indonesia sehingga secara karakter Giovanni van Bronckhorst paham betul.

Secara CV, Giovanni van Bronckhorst juga masuk kategori mentereng. Pelatih yang tengah menganggur ini pernah membawa Feyenoord juara Liga Belanda 2016-2017 dan membawa Glasgow Rangers finis runner-up di Liga Europa 2020-2021.

1. Petar Segrt

Petar Segrt saat menangani PSM Makassar

(Petar Segrt saat menangani PSM Makassar. Foto: Arpan Rachman/Okezone)

Petar Segrt memiliki kelebihan dibandingkan nama-nama lain. Sebab, ia berpengalaman menangani klub Liga Indonesia, PSM Makassar, pada 2011-2013.

Per 2022, Petar Segrt yang mengantarkan Maladewa juara Piala AFF-nya Asia Selatan pada 2018 ini, mulai membesut Tajikistan. Petar Segrt pun mencetak sejarah bersama Tajikistan, yakni untuk pertama kalinya meloloskan tim Asia Tengah ini lolos ke 16 besar dan perempatfinal Piala Asia.

Di Piala Asia 2023, Tajikistan mengungguli sejumlah negara yang secara ranking FIFA di atas mereka, yakni China, Lebanon dan Uni Emirat Arab. Di perempatfinal Piala Asia 2023, Tajikistan akan menghadapi Yordania sehingga secara peluang ke semifinal Piala Asia 2023 terbuka lebar.


Okezone.com

Posting Komentar