Shin Tae-yong: Saya Sama Sekali Tidak Tertarik Melatih Timnas Lain

Daftar Isi


Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, menegaskan bahwa saat ini dirinya sama sekali tidak tertarik untuk melatih tim nasional negara lain.

Meski mengakui memang ada tawaran yang datang kepadanya selama melatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong mengatakan dirinya tidak terpikir untuk pergi ke negara lain.

“Memang selama saya jabat pelatih Timnas Indonesia, sering ada tawaran. Tetapi mungkin seperti sebelumnya kita lihat sampai tahun 2023, maksudnya akhir tahun ya jadi sudah ada kontrak juga," kata Shin Tae-yong dikutip dari Antara, Minggu (4/2/2024).

"Jadi tidak ada pikiran pergi ke negara lain juga. Dan memang selama turnamen kali ini pun memang ada tawaran, tetapi saya sama sekali tidak ada tertarik,” tegasnya.

Shin Tae-yong juga menjawab isu bahwa dia bisa saja membayar denda kontrak bersama Timnas Indonesia jika ingin meninggalkan negara lain.

Namun, pelatih asal Korea Selatan itu sama sekali tidak pernah terpikir untuk melakukan hal tersebut. Apalagi komunikasinya dengan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, selama ini juga berlangsung dengan baik.

“Dan ada juga isu-isu bahwa saya bisa bayar denda kontrak, tapi sama sekali tidak pernah berpikir seperti itu," ucapnya.

"Dan selama menjabat sebagai pelatih Timnas Indonesia akan berusaha semaksimal mungkin, dan saat ini pun sering bertemu dengan Pak Erick untuk diskusi dan membicarakan perkembangan sepak bola Indonesia dan perpanjangan kontrak sampai 2027,” terangnya.

Dengan pernyataan ini, Shin Tae-yong pun berharap tidak ada lagi kesalahpahaman mengenai komitmennya bersama Timnas Indonesia.

“Saya tidak pernah tertarik satu persen pun untuk menjabat sebagai pelatih kepala negara lain," tegasnya lagi. 

"Jadi semoga tidak ada kesalahpahaman,” pungkas pelatih yang pernah membawa Korea Selatan mengalahkan Jerman di Piala Dunia 2018 itu.

Sebelumnya, Sebelumnya, Shin Tae-yong sempat mengungkapkan bahwa ketika memimpin Timnas Indonesia di Piala Asia 2023, ada tawaran yang datang untuk melatih dari negara lain. 

Hal itu yang kemudian memantik diskusi mengenai masa depannya di Timnas Indonesia, terutama setelah membawa Merah Putih lolos ke 16 besar Piala Asia untuk pertama kalinya.

"Saya mendapat tawaran itu sekitar seminggu yang lalu," kata STY kepada media Korea, Sports Kyunghyang, Selasa (30/1/2024).

"Ada pembicaraan tentang perpanjangan kontrak, saya juga bisa membayar denda dan pergi ke tempat lain, tetapi saya akan memenuhi janji untuk memperpanjang kontrak dengan Indonesia hingga Juni," ucapnya.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, lantas juga membantah isu bahwa pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, akan menangani tim nasional negara lain.

“Sebelum kontraknya habis, saya sudah memperpanjang sampai bulan Juni. Dengan parameter diperpanjang sampai 2027, bila ada dua keberhasilan yang kita lakukan sama-sama,” kata Erick di Jakarta.

“Kemarin alhamdulillah 16 besar (Piala Asia) lolos. Tinggal kita tunggu lagi apakah kita bisa lolos kejuaraan AFC U-23. Delapan besarnya. Dan saya pikir Coach Shin Tae-yong profesional,” imbuhnya. 


KOMPAS.TV

Posting Komentar